HARIANEXPRESS, DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Sosial (Dinsos) secara resmi membuka pendaftaran Program Beasiswa Manusia Unggul (MAUNG) Tahun 2026, menyediakan 200 kuota bagi warga kurang mampu. Jumat (03/07/2026)
Program ini ditujukan untuk lulusan SMA/sederajat, mahasiswa aktif, serta tenaga pendidik PAUD. Pemkot Depok juga telah menggandeng 25 perguruan tinggi sebagai mitra untuk program ini.
Kepala Dinsos Kota Depok, Utang Wardaya, menegaskan pentingnya program ini untuk membantu masyarakat.
“Program ini diprioritaskan bagi warga Kota Depok yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan kriteria yang telah ditetapkan agar bantuan dapat tepat sasaran,” ujarnya dikutip dari berita.depok.go.id, Kamis (02/07/26).
Utang menambahkan bahwa program beasiswa ini diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas. Hal ini bertujuan agar masyarakat kurang mampu bisa melanjutkan pendidikan tinggi.
Calon penerima beasiswa wajib memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) Kota Depok serta berdomisili di wilayah tersebut. Mereka juga harus berstatus belum menikah, kecuali bagi tenaga pendidik PAUD.
Pendaftar harus berasal dari keluarga tidak mampu yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1-5 atau hasil pembaruan data Dinsos. Mereka tidak boleh sedang menerima beasiswa atau bantuan pendidikan lain dari APBN/APBD.
Selain itu, pendaftar tidak diperuntukkan bagi anggota keluarga PNS, TNI, Polri, atau pegawai BUMN/BUMD dalam satu kartu keluarga.
Bagi lulusan SMA atau sederajat, persyaratan mengharuskan mereka menjadi lulusan paling lama dua tahun setelah dinyatakan lulus. Sementara itu, mahasiswa aktif harus berusia maksimal 22 tahun dan sedang menempuh semester empat.
Mahasiswa aktif juga diwajibkan memiliki Indeks Prestasi (IP) minimal 2,75 pada semester terakhir mereka. Untuk tenaga pendidik PAUD, usia maksimal pendaftar adalah 30 tahun.
Guru PAUD harus memiliki pengalaman mengajar minimal dua tahun di Depok dan memperoleh persetujuan dari sekolah tempat mengajar. Prestasi akademik dibuktikan dengan nilai rata-rata rapor minimal 7,5.
Prestasi nonakademik harus ditunjukkan melalui sertifikat atau piagam penghargaan minimal tingkat daerah. Dari total 200 kuota yang tersedia, 85 kuota diperuntukkan bagi jenjang Diploma III (D-3).
Delapan puluh lima kuota lainnya untuk jenjang Diploma IV (D-IV) atau Strata 1 (S-1), serta 30 kuota khusus program D-3 plus sertifikasi.
“Beasiswa ini diberikan untuk membantu pembayaran UKT atau SPP maksimal semester enam bagi mahasiswa D-3 dan semester delapan bagi mahasiswa D-IV maupun S-1,” jelas Utang.
Berikut 25 perguruan tinggi mitra Program Beasiswa MAUNG Tahun 2026:
- Akademi Kimia Analis Caraka Nusantara
- Institut Agama Islam (IAI) SEBI Depok
- Institut STIAMI
- Politeknik LP3I Jakarta Kampus Depok
- Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta
- STAI Al Qudwah
- STIE Manajemen Bisnis Indonesia
- STIHP Pelopor Bangsa
- Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara
- STIKes Pelita Ilmu
- STKIP Arrahmaniyah
- Universitas Bina Sarana Informatika
- Universitas Gunadarma
- Universitas Indonesia Maju
- Universitas Indraprasta PGRI
- Universitas Islam An Nur Lampung
- Universitas Islam Depok
- Universitas Jayabaya
- Universitas Nusa Mandiri
- Universitas Pamulang
- Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ)
- Universitas Sahid
- Universitas Terbuka
- Universitas Wira Buana
- Politeknik Negeri Jakarta
