Jumat, 25 September 2026
Hot

Workshop 2P Perkuat Forum Anak Depok Cegah Perundungan dan Lindungi Teman Sebaya

Dinas P3AP2KB Depok menggelar Workshop 2P untuk Forum Anak, melatih mereka jadi pelopor dan pelapor isu anak. Fokus pencegahan perundungan dan pendampingan awal korban.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, DEPOK – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar Workshop Pelopor dan Pelapor (2P) bagi Forum Anak Kota Depok. Rabu (08/07/2026)

Workshop 2P diselenggarakan guna memperkuat peran sebagai pelindung teman sebaya di Aula Teratai.

Peran Forum Anak tidak hanya menyuarakan aspirasi, tetapi juga melindungi teman sebaya dalam menghadapi berbagai persoalan.

Ketua Forum Anak Kota Depok periode 2026–2028, Dame Naruli Prathama Nasution, menegaskan kesiapan pihaknya menciptakan lingkungan yang aman bagi teman sebaya.

Article ad in the middle of article

Menurut Dame, pembekalan melalui Workshop 2P oleh DP3AP2KB ini penting untuk memperkuat kapasitas setiap anggota Forum Anak.

Salah satu fokus pembekalan adalah pencegahan perundungan melalui pendekatan kesehatan mental.

Melalui materi yang diberikan, anggota Forum Anak didorong untuk mampu mengenali kondisi korban perundungan dan memberikan pendampingan awal sebelum diarahkan ke layanan lebih lanjut.

Peserta juga mendapatkan penguatan mengenai tugas pokok dan fungsi Forum Anak berdasarkan lima klaster pemenuhan hak anak.

“Kegiatan pembekalan seperti ini sangat penting untuk memperkuat peran kami (Forum Anak) di wilayah. Kami juga berkomitmen dan siap menjadi pelindung bagi teman sebaya,” ujar Dame Naruli Prathama Nasution (Ketua Forum Anak Kota Depok periode 2026–2028) di sela kegiatan Workshop 2P di Aula Teratai, Balai Kota Depok, Rabu (08/07/26).

Materi pelatihan membantu peserta memahami beragam isu anak dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota, sehingga dapat disampaikan secara terarah melalui Forum Anak Kota Depok.

Kesamaan pemahaman ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi antar Forum Anak di setiap wilayah.

Dengan demikian, berbagai persoalan anak dapat dihimpun dan disuarakan menjadi satu dalam forum perencanaan pembangunan.

Dame berharap kegiatan ini menjadi batu loncatan bagi seluruh peserta agar dapat menjadi pelopor dan pelapor yang baik, terutama di wilayah rawan kasus perundungan anak.

Article ad after last paragraph