HARIANEXPRESS, DEPOK – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok menyalurkan bantuan air bersih kepada 78 kepala keluarga di RW 08, Kelurahan Cipayung Jaya, Jumat (24/07/2026)
Kondisi ini terjadi karena sumur-sumur warga mengering selama hampir satu bulan sejak awal musim kemarau. Masyarakat setempat kesulitan memenuhi kebutuhan dasar seperti memasak, mandi, dan mencuci.
Sebelumnya, PMI Kota Depok juga telah mendistribusikan bantuan air bersih ke RW 15, Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, pada pekan lalu. Dalam distribusi tersebut, satu mobil tangki berkapasitas 4.000 liter dikirimkan.
“Belum lama ini kami sudah melaksanakan distribusi air bersih ke RW 15 Kemiri Muka, Beji. Kami kirimkan satu tangki truk dengan kapasitas 4.000 liter,” ujar Imron Maulana (Kepala Markas PMI Kota Depok) kepada berita.depok.go.id, Rabu (22/07/26).
Bantuan di Kemiri Muka tersebut memenuhi kebutuhan sekitar 30 kepala keluarga atau 120 jiwa. Pendistribusian air bersih ini merupakan respons darurat terhadap kondisi yang semakin memburuk di permukiman padat penduduk.
Untuk mendukung operasinya, PMI Kota Depok mendapat fasilitas satu unit mobil tangki dari PMI Pusat. Pasokan air diperoleh melalui kerja sama dengan PT Tirta Asasta Kota Depok, yang disesuaikan dengan ketersediaan stok agar tidak mengganggu pelayanan publik.
Selain Kelurahan Kemiri Muka dan Cipayung Jaya, PMI juga menerima laporan kebutuhan air bersih dari Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan. Kepala Markas PMI Depok, Imron Maulana, memperkirakan puncak laporan kekeringan akan terjadi dalam satu atau dua minggu ke depan.
Imron mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih agar menyampaikan laporan melalui kelurahan setempat. Selanjutnya, pihak kelurahan dapat mengajukan surat permohonan resmi kepada PMI Kota Depok untuk ditindaklanjuti.
Masyarakat diminta untuk menghemat penggunaan air dan mengantisipasi ketersediaan air selama musim kemarau. Hal ini termasuk menampung air sebanyak-banyaknya dan menanam pohon.
