HARIANEXPRESS, DEPOK – Sebagai langkah konkret dalam menggalakkan perluasan jangkauan pasar UMKM Kota Depok melalui kolaborasi antarlembaga, Tamsy Tour kini tengah menyiapkan rencana kerja sama strategis dengan para pelaku usaha lokal, Kamis (10/9/2026).
Rencana strategis tersebut rencananya bakal diperkenalkan dalam ajang Business Partner Gathering Tamsy Tour. Pertemuan itu sekaligus menjadi wadah silaturahmi antara pihak travel dengan para stakeholder serta pelaku UMKM di Depok.
Pertemuan Strategis di Shila Sawangan
Dirut Tamsy Tour, Ivan Yunanto, sempat melaksanakan pertemuan bersama ketua UMKM dari 11 kecamatan se-Kota Depok. Agenda diskusi tersebut dilangsungkan di Kafe Avenue, Shila Sawangan, pada Kamis (10/9).
Dalam kesempatan itu, Ivan menyampaikan bahwa produk lokal asal Depok berkesempatan masuk ke dalam rangkaian Program Umrah Happy Tamsy Tour. Bentuk pemanfaatannya bisa berupa produk yang dibagikan kepada jemaah saat berangkat atau pulang, maupun barang yang dapat dipakai langsung di Tanah Suci.
“Bisa dalam bentuk produk yang diberikan kepada jamaah saat keberangkatan maupun kepulangan, serta produk yang dapat dibawa dan dimanfaatkan jamaah selama berada di Tanah Suci,” ujar Ivan.
Ivan mengungkapkan, pihaknya mulanya kerap memberikan cinderetama atau gift surprise berupa sambal untuk menambah kenyamanan para jemaah. Kendati demikian, produk sambal tersebut sebelumnya masih dipasok dari luar wilayah Depok karena minimnya pengenalan terhadap potensi lokal.
“Selama ini kami sebenarnya sudah memberikan gift surprise untuk jamaah, salah satunya sambal. Tetapi produk tersebut masih berasal dari luar Depok. Setelah kami melihat potensi UMKM di Depok, kami berpikir kenapa tidak produk UMKM Depok yang kita bawa dan perkenalkan kepada jamaah,” ujar Ivan Yunanto.
Kurasi Ketat Produk Lokal
Seluruh barang yang diusulkan nantinya wajib melewati tahapan kurasi terlebih dahulu oleh pihak penyelenggara. Langkah ini diambil demi memastikan produk yang lolos benar-benar layak dan memenuhi kriteria kebutuhan ibadah umrah.
Pihak Tamsy Tour menetapkan tiga kategori utama untuk produk yang dicari dalam program ini. Kategori pertama mencakup makanan dan minuman kemasan yang awet dan tahan lama.
Kategori kedua berisi barang-barang yang dapat menunjang kebutuhan jemaah selama beribadah. Sementara itu, kategori ketiga difokuskan pada produk nutrisi, kesehatan, serta perawatan personal.
“Jadi ketika mereka pulang dari Tanah Suci, ada cerita lain yang mereka bawa yakni cerita tentang produk UMKM Indonesia,” tambah Ivan Yunanto.
Dukungan Penuh Pemerintah Kota
Kepala DKUM Kota Depok, Muhammad Thamrin, memberikan sambutan positif terhadap rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, program ini membuka lebar pintu pasar bagi produk-produk asal Depok agar bisa dikenal jemaah dari berbagai penjuru.
“Tentu ada rasa bangga bagi produk UMKM yang terpilih nantinya,” ujar Thamrin.
Guna memberikan porsi yang adil, setiap kecamatan diberikan hak untuk mengajukan satu produk pada masing-masing kategori yang tersedia. Seleksi lanjutan kemudian dilakukan berdasarkan kriteria legalitas, kualitas, kemasan, daya tahan, hingga kapasitas produksi.
Apresiasi dari Pengusaha UMKM
Koordinator UMKM Kota Depok, Andi Nur Aminah, turut menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh pihak travel. Perempuan yang akrab dipanggil Ina tersebut menilai langkah ini sangat membantu proses promosi pelaku usaha lokal.
“Bagi kami pengusaha UMKM, kesempatan tersebut bukan hanya memberikan potensi transaksi, tetapi juga menjadi sarana branding dan promosi produk lokal Depok kepada pasar yang lebih luas,” ujar Ina.
Adanya inisiatif tersebut diharapkan mampu memotivasi para pengusaha kecil dan menengah di Depok untuk terus memperbaiki kualitas standar dagangan mereka. Peningkatan mutu diharapkan mencakup aspek legalitas, kemasan, hingga kemampuan produksi secara massal.
“Alhamdulillah, ini terobosan yang luar biasa dari Tamsy Tour. Dengan adanya sinergi antara Tamsy Tour, UMKM Kota Depok, kami berharap semakin banyak produk lokal yang mampu menembus pasar nasional maupun internasional,” ujar Ina


