Jumat, 25 September 2026
Hot

Bau Misterius Hebohkan Depok, Bunga Suweg Mekar di Rumah Mangkrak

Bunga suweg mekar di lahan kosong rumah mangkrak sebabkan bau menyengat di Depok. Vika Nisaul Fajri temukan Amorphophallus paeoniifolius ini.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, DEPOK – Warga Depok heboh bau busuk misterius bersumber dari mekarnya bunga suweg di area rumah mangkrak. Rabu (24/06/2026).

Bau tak sedap ini, yang sempat menimbulkan kebingungan di kalangan warga, akhirnya terungkap oleh Vika Nisaul Fajri. Ia menemukan sumbernya berasal dari tanaman suweg (Amorphophallus paeoniifolius) yang tumbuh di lahan kosong bekas pembangunan rumah tanpa atap.

Tanaman tersebut, yang merupakan kerabat dekat bunga bangkai, mekar di dekat tempat tinggal Vika. Video dan foto penemuan ini segera menjadi viral di media sosial, memicu diskusi luas di antara masyarakat Depok.

Vika Nisaul Fajri, pemilik akun @vikanisaulf, mengungkapkan keheranannya terhadap berbagai fenomena alam di lingkungannya.

Article ad in the middle of article

“Setelah ular piton, monyet liar, tokek, sekarang muncul bunga ini. Ini sebenarnya gue tinggal di mana sih?” ujarnya, seperti dikutip detikcom pada Rabu (24/6/2026).

Dilihat dari video yang dibagikan, bunga suweg ini memiliki tinggi lebih dari betis orang dewasa dan sudah mekar. Bagian atasnya berwarna burgundy atau ungu tua, bagian dalam kuning, serta kelopak luar berwarna hijau.

Vika memverifikasi jenis tanaman ini melalui situs pencarian AI dan komentar netizen di akun @depok24jam. Bunga suweg dikenal karena aromanya yang sangat kuat menyerupai bangkai, berfungsi untuk menarik serangga penyerbuk.

Meskipun sering disebut bunga bangkai, Amorphophallus paeoniifolius memiliki perbedaan dengan jenis bunga bangkai langka lainnya. Namun, keduanya masih berada dalam satu famili talas-talasan (Araceae).

Fenomena munculnya tanaman suweg ini diyakini sebagian masyarakat sebagai pertanda datangnya musim hujan. Kejadian ini dikonfirmasi bukan merupakan kasus pencemaran limbah atau air seperti yang pernah terjadi di Setu Bahar.

Article ad after last paragraph